KH. Embay Mulya Syarif: Ramadan Usai, Ukhuwah Tetap DijagaNasional|April 14, 2025by Redaktur BraniBanten – Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar, KH. Embay Mulya Syarif,
Salut! Hidup Tanpa Gadget, Casis AKB Gen Z Buktikan Diri Tetap Unggul dan Berprestasi!Nasional|April 13, 2025by Redaktur BraniSemarang — Akademi Kader Bangsa (AKB), salah satu program dari Yayasan Pendidikan
Jaga Silaturahmi dan Kedamaian, Habib Abubakar bin Ahmad Al Attas Serukan Persatuan di Idul FitriNasional|April 13, 2025by Redaktur BraniJateng – Ketua Rabithah Alawiyah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Habib
Menyejukkan, Habib Hamid bin Umar Al Hamid Ajak Umat Jaga Ukhuwah Islamiyah di Tengah Polemik Gus Fuad PleretNasional|April 13, 2025April 13, 2025by Redaktur BraniJakarta – Pendiri Majelis Taklim Al Husna Condet, Jakarta Timur, Habib Hamid
Kemenkumham dan DPR Tidak Hapus SKCK, Masyarakat Diminta Waspada HoaksNasional, Uncategorized|April 13, 2025by Redaktur BraniJakarta – Beredar pemberitaan yang menyebutkan bahwa Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
Polemik Gus Fuad Plered, MUI Ajak Masyarakat Percayakan Hukum & Jaga Kondisi Tetap KondusifNasional|April 12, 2025by Redaktur BraniJakarta – Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh mengajak masyarakat bisa
Komandan Laskar Sabilillah Imbau Seluruh Anggota se-Nusantara Tahan Diri, Jaga Persatuan, dan Patuhi Hukum di Tengah Polemik NasionalNasional|April 12, 2025by Redaktur BraniJakarta – Komandan Laskar Sabilillah Pusat, Ali Hifni Al Bantani, mengimbau seluruh
Ketum PWI & Laskar Sabilillah Ajak Rakyat Bersatu Lawan Upaya Adu DombaNasional|April 12, 2025by Redaktur BraniJakarta – Ketua Umum Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) dan Laskar Sabilillah, Dr.
Kapusdokkes Polri Puji Kinerja TCK-EMT Indonesia dalam Tangani Korban Gempa di MyanmarNasional|April 11, 2025by Redaktur BraniJakarta, 11 April 2024 – Irjen. Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI.,
PBNU Imbau Semua Pihak Tahan Diri dalam Polemik Fuad Plered dan HabaibNasional|April 11, 2025by Redaktur BraniJakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta semua pihak menahan diri