Fernando Emas: Putusan MK Akhiri Framing Negatif soal Jabatan Sipil PolriNasional|January 20, 2026by Redaktur BraniJakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh terhadap
Fernando Emas Nilai Putusan MK Patahkan Narasi Sesat Soal Jabatan PolriNasional|January 19, 2026by Redaktur BraniJakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh terhadap
Fernando Emas: Aspirasi Rakyat Harus Jadi Bahan Bakar Reformasi PolriNasional|December 10, 2025by Redaktur BraniJakarta – Direktur Rumah Politik sekaligus pengamat politik, Fernando Emas, menegaskan bahwa
Propaganda Politik Kian Nekat: Reformasi Polri Diseret ke Pusaran HoaksNasional|November 22, 2025by Redaktur BraniJakarta – Ledakan hoaks dan hate speech kembali menjadi alarm keras dalam
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Polri Tembus 79,8%, RPI Sebut Reformasi Mulai TerlihatNasional|November 20, 2025by Redaktur BraniJakarta – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Polri mencapai angka 79,8% berdasarkan
Roy Suryo Cs Jadi Tersangka, Fernando Emas: Langkah Ini Wajar dan Berdasar Bukti KuatNasional|November 9, 2025by Redaktur BraniJakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyatakan dukungan penuh kepada
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Fernando: Kritiklah dengan Elegan dan BermartabatNasional|October 14, 2025by Redaktur BraniJakarta – Menjelang peringatan satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil
HUT Bhayangkara ke-79, Fernando Emas Puji Komitmen Polri pada Teknologi dan Pelayanan PublikNasional|July 2, 2025by Redaktur BraniJakarta – Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyampaikan apresiasi tinggi
Hari Perempuan Sedunia 2025, Jangan Sampai Ditunggangi Motif Politik SempitNasional|March 6, 2025by Redaktur BraniJakarta – Sangat disayangkan kalau benar ada penyimpangan isu yang akan diangkat
Fernando Emas Desak Presiden Prabowo Lakukan Pembersihan Total di Kejaksaan: Copot Jaksa yang Tidak Profesional!Hukum|February 14, 2025by Redaktur BraniJakarta – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas menegaskan bahwa dugaan sengaja